EKBISindo – Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa BRILiAN Sukalaksana, Kabupaten Garut, berlangsung penuh warna pada Sabtu (22/8).
Ratusan warga antusias mengikuti aneka lomba tradisional 17-an seperti balap karung, panjat pinang, dan tarik tambang yang digelar oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office 09 Bandung. Suasana makin meriah dengan ditampilkannya ragam seni kebudayaan lokal khas Desa Wisata Sukalaksana.
Para pengunjung disuguhkan pertunjukan keahlian Pencak Silat, tradisi kebudayaan Kabarulem, serta pertunjukan yang paling dinanti yakni Seni Ketangkasan Domba Garut.
Seni Ketangkasan Domba Garut tidak hanya menjadi magnet hiburan, tetapi juga memamerkan potensi ekonomi yang tinggi dari pembudidayaan ras domba unggulan ini bagi masyarakat Desa Sukalaksana. Memelihara dan membudidayakan Domba Garut memberikan berbagai nilai tambah ekonomi strategis, di antaranya:
– Nilai Jual Ternak yang Tinggi: Berbeda dengan ternak potong biasa, Domba Garut terutama tipe ketangkasan atau kontes memiliki harga jual yang jauh lebih tinggi hingga puluhan juta rupiah per ekor berdasarkan silsilah (pedigree), keindahan tanduk, dan performa di arena.
– Pertumbuhan Cepat & Kualitas Daging Superior: Memiliki laju pertumbuhan yang relatif cepat dan bobot tubuh maksimal (bisa mencapai 80–100 kg untuk jantan), menjadikannya komoditas ternak yang sangat efisien untuk pasar hewan kurban dan konsumsi daging berkualitas.
– Pendorong Daya Tarik Agrowisata: Pembudidayaan Domba Garut membuka peluang usaha baru berbasis edukasi dan pariwisata (agrowisata), di mana peternak dapat membuka kunjungan wisata peternakan, pelatihan perawatan domba, hingga penyelenggaraan latihan bersama (latsar) seni ketangkasan.
– Multi-Produk Ekosistem Peternakan: Selain penjualan ternak hidup, ekosistem budidaya ini menggerakkan ekonomi warga lokal dari penyediaan pakan konsentrat, pengolahan limbah kotoran menjadi pupuk organik, hingga kerajinan olahan kulit. Ajang ini dimanfaatkan BRI untuk mengangkat daya tarik wisata budaya Desa Sukalaksana yang telah dibina melalui program Desa BRILiAN.
“Seni Ketangkasan Domba Garut, Pencak Silat, dan Kabarulem adalah identitas serta magnet utama Desa Wisata Sukalaksana. Melalui kegiatan Semarak Merah Putih ini, BRI ingin menjaga kelestarian tradisi leluhur sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah ke tingkat yang lebih luas,” ungkap Regional CEO BRI Region 09 Bandung, Dewi Hestiningrum.
Dukungan terhadap pelestarian kearifan lokal ini juga dirasakan betul oleh pihak pemerintah desa yang menilai kolaborasi ini berhasil memperkuat karakter dan daya tarik desanya. “Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepedulian BRI terhadap kebudayaan lokal kami. Pertunjukan Domba Garut, Kabarulem, dan Pencak Silat bukan hanya hiburan, tapi kebanggaan warga Sukalaksana. Melalui kegiatan ini, kekayaan budaya desa kami semakin dikenal luas sekaligus membakar semangat kebersamaan warga dalam memeriahkan hari kemerdekaan,” ujar Kepala Desa Sukalaksana, Drs. Oban Sobana.
Perpaduan antara lomba rakyat dan pertunjukan budaya ini sukses mempererat tali silaturahmi warga sekaligus mempertegas keunggulan Desa Sukalaksana sebagai destinasi desa wisata berbasis kebudayaan di Jawa Barat.***








